Menentukan Daftar Harga Agen Pulsa Standar Nasional

daftar harga agen pulsa

Cara Menentukan Daftar Harga Agen Pulsa

Berapakah daftar harga agen pulsa yang standar di Indonesia? Biasanya pertanyaan mengenai ini muncul di pikiran yang baru ingin menjadi agen pulsa all operator. Wajar saja karena setiap orang ingin mencari harga termurahnya.

Sebelum mulai menjawab harga per satuannya, perlu dipahami dulu apa yang menentukan daftar harga pulsa 2020. Paling tidak ada 3 hal yang kemudian menentukan daftar harga jual pulsa ke konsumen.

Operator Seluler

Pulsa merupakan kurs semu yang digunakan hanya untuk kebutuhan terkait dengan operator. Ia merupakan komoditas yang diciptakan oleh operator tersebut sebagai syarat untuk menggunakan jaringannya. Jadi wajar jika harga pulsa ditentukan oleh operator.

Lalu berdasarkan apa operator membuat standar harga tersebut? Banyak parameter yang dijadikan pertimbangan. Paling tidak, yang sudah pasti ada tiga.

1. Coverage Area

Secara dasar, ini berarti luasan area yang dilayani. Namun, pada prinsipnya bukan hanya soal luas areanya, tapi berapa banyak infrastruktur yang dibangun untuk itu. Karena semua itu merupakan investasi yang harus memiliki ROI (Return of Interest).

Ada banyak BTS yang perlu dibangun. Semakin banyak BTS-nya, semakin banyak modalnya, dan tentu harga pulsa cenderung lebih tinggi.

2. Operasional

Selain investasi di awal, kegiatan operasional operator juga membutuhkan biaya. Mulai dari sewa BTS (ada yang hanya tempat, ada juga yang full), maintenance, hingga bayar karyawan. Tentunya perlu dipertimbangkan.

3. Bandwith dan Interkoneksi

Interkoneksi antar operator memerlukan biaya tambahan karena menggunakan jaringan pihak lain. Beda jika sesama operator. Begitupun bandwith, terutama jika servernya dari luar negeri.

Daftar Harga Agen Pulsa Tangan Pertama

Distributor pulsa all operator tangan pertama akan mendapatkan keuntungan dengan harga dasar pulsa yang murah. Dengan demikian, ia dapat menawarkan daftar harga yang termurah kepada pelanggannya.

Wajar saja karena ia mendapatkan pulsa langsung dari operator. Kalaupun tidak, ia dapat membangun sistem delivery pulsa secara secara host to host. Selain mendapatkan harga pulsa termurah, ia juga dapat membuat sistem berjalan secara otomatis.

Sebaliknya, ketika posisimu berjualan pulsa adalah sebagai agen dari agen dari agen, bisa dipastikan harga yang didapat lumayan tinggi. Karena setiap agen pasti akan menerapkan mark-up harga untuk mendapatkan keuntungan.

Jika ia merupakan agen pulsa besar nasional, bisa jadi mark-upnya hanya kecil, 50 – 100 rupiah. Sebaliknya jika merupakan agen kecil, mark-upnya bisa lumayan, mencapai 200 – 1000 rupiah per penjualan.

Keuntungan yang Diinginkan

Jika kamu melakukan penjualan pulsa langsung ke end user, bisa dipastikan harga yang kamu berikan terpaut cukup lumayan. Misalkan, untuk setiap penjualan pulsa 5000, harga yang kamu kenakan biasanya 7000 rupiah.

Selisih 2000 merupakan harga standar penjualan pulsa ke end user di manapun berada di Indonesia. Seperti kesepakatan tidak tertulis antara penjual pulsa. Margin 2000 ini biasanya tetap sampai pulsa di atas 30.000.

Di atas itu, biasanya margin bervariasi antara 3.000 – 5.000 rupiah per transaksi. Sementara harga pulsa sering menurun, bahkan bisa 2.000 – 3.000 rupiah di bawah nominal pulsa tertera.

Kamu dapat menetapkan daftar harga pulsa secara bebas sesuai keuntungan yang kamu inginkan. Tentunya lebih baik tetap memperhatikan harga pasaran. Karena bagaimanapun, bisnis pulsa seperti bisnis lainnya, memiliki kompetitor.

Kesimpulan

Keuntungan bisnis pulsa akan semakin besar jika bisa mendapatkan daftar harga agen pulsa yang murah. Harga ditentukan oleh operator, posisi distributor, dan besar margin keuntungan. Untuk tahu harga yang ditawarkan setiap distributor, lebih baik mengecek langsung ke situs resminya.